Murai Batu Tidak Mau Makan Kroto, Ini Solusinya
Murai Batu Tidak Mau Makan Kroto, Ini Solusinya – Murai batu dikenal sebagai burung petarung dengan stamina kuat dan mental tangguh. Namun, tidak sedikit pemilik yang merasa bingung ketika murai batu tidak mau makan kroto. Padahal, kroto sering dipercaya mampu meningkatkan stamina, menjaga birahi, dan menunjang performa saat lomba.
Perlu dipahami bahwa setiap murai memiliki karakter dan kebiasaan makan yang berbeda. Ada yang langsung doyan kroto sejak awal, ada juga yang butuh adaptasi. Supaya tidak salah penanganan, penting mengetahui penyebabnya sekaligus solusi yang tepat dan bertahap.
Kenapa Murai Batu Tidak Mau Makan Kroto?
Saat murai batu tidak mau makan kroto, jangan langsung khawatir. Kroto hanyalah extrafooding (EF), bukan pakan utama. Artinya, wajar jika ada murai yang tidak terlalu tertarik.
Beberapa penyebab umum antara lain:
-
Murai belum terbiasa mengonsumsi kroto
-
Burung sedang stres atau masa adaptasi lingkungan
-
Kondisi kesehatan menurun
-
Kroto tidak segar atau sudah berbau
Selama murai tetap lahap makan voer dan terlihat aktif, kondisi ini biasanya masih tergolong normal.
Sebelum menentukan langkah, pastikan burung dalam kondisi stabil. Setelah itu, barulah lakukan penyesuaian pakan secara perlahan.
Pastikan Kondisi Murai Sehat, Tidak Stres
Jika murai batu tidak mau makan kroto disertai gejala seperti lesu, bulu mengembang, atau jarang berkicau, kemungkinan burung sedang kurang fit. Lingkungan yang terlalu ramai, sering dipindah, atau perubahan cuaca ekstrem juga bisa memicu stres. Perbaiki dulu kenyamanan kandang dan rutinitas harian agar mental burung kembali stabil.
Penolakan sering terjadi karena kualitas kroto kurang baik. Aroma menyengat, tekstur lembek, atau warna kusam bisa membuat murai enggan menyentuhnya. Simpan kroto di kulkas (bukan freezer) dan beli secukupnya agar tetap segar. Kualitas pakan sangat menentukan respons burung.
Beberapa sumber juga membahas secara lengkap cara mengatasi murai batu sakit yang tidak mau makan, terutama solusi bila burung terlihat lesu atau tidak mau makan.

Siasati dengan Mencampur Voer
Jika murai batu tidak mau makan kroto secara langsung, kamu bisa menyiasatinya dengan mencampurkan kroto ke dalam pur atau voer. Campurkan dalam jumlah kecil terlebih dahulu agar burung terbiasa dengan aroma dan rasanya.
Lakukan secara perlahan, sabar, dan konsisten. Jangan terburu-buru menambah porsi. Biasanya dalam beberapa hari hingga satu minggu, murai akan mulai menerima kroto sebagai bagian dari pakannya. Metode ini cukup efektif untuk burung yang belum pernah diberi kroto sebelumnya.
Sebagai tambahan, kamu juga bisa memberikan EF lain seperti ulat bambu, cacing, atau jangkrik untuk memenuhi kebutuhan protein. Variasi pakan membantu menjaga stamina sekaligus menstabilkan suhu tubuh dan birahi. Setelah kondisi burung stabil, kroto bisa diperkenalkan kembali secara bertahap.
Kesimpulan
Murai batu tidak mau makan kroto adalah kondisi yang cukup wajar karena kroto hanya berperan sebagai extrafooding. Penyebabnya bisa karena stres, kondisi kesehatan, atau kualitas kroto yang kurang segar. Solusinya adalah memastikan burung sehat, menggunakan kroto berkualitas, serta menyiasatinya dengan mencampur kroto ke dalam voer secara bertahap. Dengan kesabaran dan perawatan yang tepat, murai akan kembali stabil dan performanya tetap optimal.

